Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

7 kendala dalam menulis artikel di blog, baca gan biar jago nulis!!

kendala-menulis-artikel-untuk-blog














Kendala menulis artikel di blog - Menulis adalah kegiatan harian bagi para jurnalis, para guru, dosen bahkan para pekerja kantoran dan terlebih mereka para blogger.

Menulis itu pekerjaan gampang, semua orang juga bisa menulis, apalagi pelajar dan mahasiswa memang menjadi tugasnya menulis mencatat materi pelajan dari guru atau dosen.

Tapi nyatanya menulis dalam arti hasil ide gagasan hasil karya yang berasal dari pikiran sendiri itu sulit, apalagi  menulis manual memakai pakai pena atau mengetik pakai keyboard, tapi otak turut panas karena menjadi tumpuan pikiran ketika menulis.

Apalagi jika yang menjadi objek tulisan adalah opini yang membahas masalah yang agak rumit. 

Jika menulis sekedar mencatat pasti semua orang juga bisa, tapi menulis memakai pikiran dan perasaan tak semua orang bisa melakukannya. Butuh skill dan ketrampilan agar mendapatkan karya tulis yang bagus.

Bagi yang terbiasa menulis, pekerjaan menulis itu ringan tapi ada saatnya menulis itu terasa berat.

Menulis terasa ringan dan menyenangkan ketika suasana hati sedang bagus dan pikiran sedang jernih, namun kadangkala pikiran galau dengan kesedihan hati membuat penukis sangat susah untuk menghasilkan artikel. 

Jangankan artikel panjang dan bagus untuk sekedar tulisan pendek saja masih tidak bisa. Ibarat kalau pena lagi kehabisan tinta....

Padahal kata orang menulis itu ibarat berbicara, sangat mudah dilakukan. Tapi semua akan terasa mudah dilakukan berulang kali.

Perulangan akhirnya menjadikan sesuatu yang payah menjadi mudah dan menjadi tanpa terasa mengalir begitu saja.

Seperti itulah menulis, dibutuhkan perulangan berulang kali dengan tulisan amburadul hingga menjadi tulisan bagus, panjang detail dan enak untuk dibaca.

Faktanya dalam menulis khususnya pemula sangat banyak kendala yang dihadapi yang siap menghadang keinginan hati untuk menulis.

Ketika rintangan datang menulis bukan hanya sulit tapi tidak akan ada ide yang muncul bahkan akan kesal sendiri tanpa sebab.

INILAH BEBERAPA KENDALA YANG MENJADI HAMBATAN DALAM MENULIS:

1.Malas

kendala-yang-menjadi-penghalang-dalam-menulis
Rasa malas menduduki urutan pertama, dia selalu menghadang para penulis menulis artikel.

Entah dari mana datangnya dan entah apa tujuan kedatangan lalu entah membawa pesan apa yang ingin disampaikan, Itulah rasa malas. Ia menjadi misteri dalam semua hal.

Namun rasa malas bukanlah sesuatu yang tak bisa diubah, ia hanya perlu dilawan dipaksakan dan akhirnya menjadi kebiasaan baru yang menjadi lawannya yaitu rajin.

Ya sesimpel itu karena malas lawannya rajin, jika malas tidak ada maka otomatis rajin akan datang.

Tapi tak semudah itu ferguso!!!

Rasa malas sangatlah susah untuk diubah, karena dia berasal dari perulangan dari kegiatan yang mengendap yang bertahun-tahun sudah kita lakukan.

Dibutuhkam semangat, effort dan konsistensi melawan rasa malas ini yang pasti akan sangat tidak enak bahkan cenderung menyakitkan. Itulah harga yang harus dibayar untuk melawannya.

Setelah mencoba dan membiasakan menulis entah ide lagi muncul memenuhi otak ataupun juga lagi macet ide.


2. Suka Menunda

kendala-menulis-artikel-untuk-blog
Ini juga hampir sama dengan malas, tapi ukurannya agak lebih ringan.

Suka menunda memiliki motivasi sedikit lebih kuat daripada  malas tapi tidak kunjung dieksekusi menjadi artikel hingga akhirnya hanya sebatas ide.

Ini cukup banyak dijumpai, entah semua penulis apalagi pemula mengalaminya, tapi ini cukup menghambat dalam mengupdate blog atau menyelesaikan tulisan.

Dibutuhkan jadwal yang teratur juga headline yang tepat waktu untuk menghilangkan suka menunda ini.

Jika waktu penulisan sudah terjadwal dan sudah pada tenggat headline nya mau tidak mau harus dikerjakan, tidak ada kanta nanti entar atau setelah ini.

3. Tidak ada ide

kendala-menulis-artikel-untuk-blog
Tidak ada ide atau bingung mau menulis apa juga menjadi problem penulis khususnya pemula. Macet ide skalanya dibawah malas dan lebih gampang diobati.

Cukup dengan resep sederhana tanpa perlu rujukan ke rumah sakit umum, begitulah kira-kira prosedurnya, wkwkwk

Walaupun mudah diatasi, tapi lebih baik mengetahui kenapa ia muncul. 

KENAPA ?? bukankah begitu pertanyaannya.

Kebingungan mau menulis apa dan macet ide muncul karena kurangnya informasi atau kurangnya database tentang informasi yang akan dibahas.

Maka untuk itu perbanyaklah membaca, dengan banyak membaca maka akan meningkatkan pengetahuan tentang banyak hal dan juga menyimpan informasi yang diketahui. Bahasa gampangnya nabung informasi yang akan siap dikeluatkan ketika menulis atau menuangkan ide kedalam bentuk tulisan.

Membaca tidak hanya memperlancar ketiagatan menulis juga menjadikan otak lebih encer dengan mengaktifkan berbagai neuron dan sel didalamnya.

So perbanyak membaca untuk menjadikan menulis itu ibarat berbicara. Narasi apapun yang akan ditulis dan argumentasi apaapun siap jika di dukung informasi tak hanya lengkap tapi juga akurat.

4.Tidak Konsisten

kendala-menulis-artikel
Menulis terasa mudah jika mood sedang bagus, tapi terasa berat kalau suasana hati lagi gak enak.Maka dari itu perlu sedikit paksaan agar terus menulis dalam keadaan mood kurang bagus.

Dengan terus membiasakan diri menulis walaupun hanya artikel pendek akan menjadikan menulis sebagai kegiatan harian. Otak akan mengingatnya sebagai rutinitas dan merasa ada yang hilang ketika tidak menulis. Itulah efek atau akibat dari konsistensi.

Begitupun dengan menulis, konsisten dalam menulis tidak hanya meningkatkan produktivitas tapi juga menjadi kegiatan harian yang enjoy ketika dikerjakan dan mengalir begitu saja. Go with the flow kalo kata orang.....

Sebagai pemula memang konsistensi sangat diperlukan dalam menulis, diperlukan niat dan motivasi yang kuat juga sedikit paksaan.

Dengan begitu kegiatan menulis akan menjadi sebuah rutinitas yang konsisten untuk dilakukan.

5.Tidak  PD atau Tidak Percaya Diri

kendala-menulis-artikel-pemula
Ketika awal menulis memang tidak langsung percaya diri dengan apa yang kita tulis tapi itu normal, nantinya seiring pengalaman dan terus menulis akan meningkatkan skill kemampuan menulis artikel.

Semakin dilatih maka kemampuan menulis akan semakin tajam, mulai artikel semakin menarik secara gaya bahasa, memilki alur cerita yang menarik ketika disampaikan dan juga banyak kandungan makna yang mudah dipahami oleh siapapun pembaca.

Pembaca yang berasal dari berbagai latar belakang tapi kita bisa memberikan pemahaman dengan bahasa yang mudah dimengerti itu luar biasa.

Latihan terus setiap hari memang menjadi kunci agar semakin percaya diri, perlahan-lahan seiring bertambah kemampuan maka keraguan akan hilang dengan sendirinya.

Begitupula dengan respon pembaca atau semakin mendapat peringkat bagus di halaman pencari yang berarti juga meningkat secara SEO.

Menulis artikel SEO memang sedikit berbeda dengan artikel lainnya, yang perlu ditekankan di artikel SEO adalah Mulai dari SEO on page meliputi keyword yang tersebar secara alami.

6. Keluar Topik Pembahasan

kendala-menulis-artikel-blog-pemula
Ini sangat sering terjadi, ketika menulis tanpa sadar sudah terlalu jauh melenceng dari pembahasan.

Untuk menulis artikel yang runut, to the poin dan terus berada di jalurnya memang susah.

Harus betul-betul menguasai sedetil mungkin pembahasan yang akan ditulis. Tapi namanya pemula kan masih dalam tahap belajar dan masih memiliki batasan dalam pengetahuan teknis dan mendalam.

Tapi selagi masih mau belajar ini masih bisa ditoleransi, dengan harapan kedepannya artikel yang ditulis bisa lebih memiliki pembahasan yang detil tidak banyak keluar jalur.

7. Tidak punya Waktu

kendala-menulis-artikel-blog-pemula
Menulis bukanlah pekerjaan singkat apalagi jika menulis artikel informasi dan edukasi yang mengajarkan kepada orang lain suatu pengetahuan, pasti membutuhkan waktu panjang untuk menyusun kata demi kata agar mudah diapahami nantinya.

Bukan hanya mudah dipahami tapi waktu luang juga diperlukan untuk meriset terlebih dahulu sebelum akhirnya menlus, mulai mencari referensi bacaan, menghimoun poin-poin penting, menyusun membentuk kerangka tulisan.

Tak lupa membuat planning akan diramu seperti apa nantinya, dengan gaya penulisan yang seperti apa, apakah formal semi formal atau bahasa sehari-hari yang akan digunakan.

Pastinya hal ini membutuhkan waktu, apalagi ditambah dengan proses penulisan, mengedit tulisan sampai memposting menjadi artikel.

Jika memang tidak mempunya banyak waktu luang untuk mengupdate artikel, maka bisa dilakukan secara perlahan, muali dari menyusun ide, lalu menulis tahap demi tahap sesuai waktu yang dimiliki, jika dirasa memiliki waktu 30 menit sehari maka bisa diapakai watu tersebut sambil dilanjutkan keesokan harinya.

Paling tidak seminggu bisa menghasilkan beberapa tulisan siap posting lah..


Oke... Itulah beberapa kendala dalam menulis artikel untuk blog.

Sebagian besar dialami oleh pemula yang baru belajar tapi juga bisa dialami penulis lain.

Cukup dibutuhkan tak hanya pengetahuan dan ketrampilan tapi juga konsistensi dalam menulis artikel agar blognya selalu update dengan artikel-artikel terbaru....