Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Alasan kenapa kamu harus belajar lagi

Alasan-kenapa-kamu-harus-belajar-lagi

Alasan kenapa kamu harus belajar lagi - Belajar adalah serangkaian proses berkesinambung dan tiada akhir dengan tujuan menciptakan perubahan positif mulai dari perubahan pola pikir, mindset lalu mengubah perilaku untuk membentuk suatu kepribadian.

Walaupun belajar identik dengan pelajar dan mahasiswa, tapi pada dasarnya semua orang butuh belajar lagi, belajar lagi dari apa yang sudah diketahuinya. Karena hidup itu perubahan dan tidak ada kepastian selain perubahan itu sendiri. Maka tidak ada alasan bagi selain pelajar untuk tidak belajar lagi.

Setiap perubahan pasti tidak enak dan sering dianggap "masalah", tapi jika enggan belajar mengupdrage diri maka masalah itu akan tetap menjadi masalah selamanya sehingga dengan mau belajar lagi jalan keluar ditemukan demi mengatasi masalah tersebut.

Belajar lagi setelah lulus dan apalagi sudah bekerja bukanlah perkara gampang, sebab kehidupan sesorang sudah berada di zona nyaman, karena umumnya bagi pelajar dan mahasiswa, belajar dianggap beban dan tanggungan yang harus diseleasikan. 

Butuh effort lebih dan semangat untuk terus berkembang, apalagi keluar dari zona nyaman untuk belajar lagi hal yang baru dan terus update informasi lama yang barangkali sudah mulai usah tidak relate dengan zaman.

Belajar ibarat mengasah sebilah pedang, semakin diasah ia semakin tajam, jika dibiarkan tidak dipakai ia akan berkarat.

BACA JUGA: BELAJAR SEUMUR HIDUP

Belajar Sebagai Kebutuhan Setiap Insan

Gambaran kebutuhan setiap orang akan belajar lagi. Sampai ada pepatah mengatakan hanya keledai yang jatuh dilubang yang sama. Kenapa?

karena keledai tidak belajar dari kegagalan sebelumnya lalu ia terjatuh lagi kelubang yang sama. Begitulah kiasan menyampaikan pentingnya belajar.

Kebutuhan manusia untuk belajar layaknya kebutuhan manusia untuk makan bagi kebutuhan fisiknya, maka belajar itu ibarat kebutuhan jiwa yang juga harus dipenuhi agar sehat.

Manusia dianggap spesial hanya karena ia diberi akal yang notabene adalah alat untuk berpikir setelah berpikir dia tahu setelah dia tahu dia berbuat begitulah seterusnya. Kemampuan sesorang ditentukan oleh seberapa dalam dan banyak ilmu yang dikuasainya baik dalam bidang akademik, bidang kehidupan, bidang sosial politik maupun bidang agama. Semakin berilmu sesorang maka ia akan semakin produktif bermanfaat dan tentunya akan semakin bijaksana.

INILAH ALASAN KENAPA KAMU HARUS BELAJAR LAGI:

 1. Upgrade diri dan update informasi

Setelah lulus sekolah atau lulus kuliah berarti hilang juga kewajiban untuk belajar. Jika belajar tuntutan orang tua atau tuntutan dari pemerintah wajib belajar 12 tahun jawabannya iya, tapi hidup kan poses dan perjalanan, nah didalam perjalanan itu pasti banyak masalah yang menyulitkan timbul.

Lantas bagaimana menyelesaikannya jika enggan belajar dengan mengupgrade informasi pengetahuan lama yang dimiliki yang mungkin sudah tidak relevan lagi seiring perubahan zaman. Mungkin dulu informasi tersebut sangat powerfull tapi zaman terus berubah waktu terus berganti. Maka tiadankata tidak untuk terus update informasi yang akan mengupgrade diri dalam menghadapi berbagai masalah dalam hidup.

 2. Untuk membuat pribadi menjadi lebih bijaksana

Bijaksana sangat jauh berbeda dengan pintar. Jika pintar penekanannya lebih kepada daya ingat dan kemampuan logika maka bijaksana levelnya lebih dari kemampuan otak, tapi gabungan antara ketrampilan logika juga kepekaan hati dalam menimbang suatu hal. 

Singkatnya bijaksana adalah menimbang banyak variabel dalam suatu hal dengan berbagai pertimbangan demi membuat keputusan yang terbaik. Maka kebijaksaan tak mungkin ada jika tidak ada ilmu pengetahuan, maka perluas gudang keilmuan agar ia bisa menjadi alat dan timbangan ketika dibutuhkan.

3. Sebagai bentuk syukur kepada Sang Pencipta

Bukankah hal yang paling istimewa  yang diberikan Sang Pencipta kepada manusia adalah akal sebagai wadah tempat mengalirnya ilmu pengetahuan. Dengannya manusia bisa berkreasi dan berinovasi sebagai khalifah di muka bumi, bayangkan jika manusia tanpa dilengkapi kemampuan akal, sulit bagi manusia untuk bertahan hidup dan melewati evolusi waktu dengan menciptakan perubahan-perubahan canggih demi kemudahan dan kemakmuran hidup manusia dan semesta. 

Dengan terus belajar lagi berarti bersyukur atas nikmat akal yang diberikan Tuhan. Bayangkan teknologi yang dipakai saat ini, jika orang dulu tidak belajar, bereksperimen dan mencoba walaupun gagal tapi akhirnya buah pembelajarannya bisa memberikan manfaat kenapa ummat manusia, bahkan namanya akan selalu dikenang berkat penemuannya yang mengubah kehidupan manusia menjadi lebih mudah, Ini adalah gambaran hasil pembelajaran walaupun gagal terus mencoba yang pada akhirnya membawa keberhasilan.

 4.  Sebagai jalan meraih kesejahteraan

Hidup Sejahtera tak selalu diukur dari materi, walaupun kekurangan materi membuat hidup menjadi lebih berat untuk dijalani.

Dengan bekal ilmu yang didasari oleh proses belajar maka akan membuat hidup menjadi lebih mudah, karena suatu bidang pekerjaan misalnya dituntut skill dan kemampuan serta pengalaman kerja didalamnya, hal ini tak mungkin terjadi tanpa ptoses belajar.

Apapun bidang pekerjaan keahlian dan kemampuan teknis sangat diperlukan sehingga mengharuskan setiap orang yang menekuni bidangnya untuk terus update skill dan informasi dengan belajar lagi dan terus menggali informasi tentunya.

 5. Peta mencapai atau menuju kepada tujuan hidup.

Banyak baca banyak tahu, banyak baca banyak ilmu, begitulah kata-kata kebanyakan menyebutnya. Belajar lagi dan lagi memang menjadi kebutuhan di zaman yang sudah pudar dari nilai-nilai termasuk nilai kehidupan, mulai dari tujuan hidup, makna dibalik kehidupan, berbagi sesama dan lainnya

Membaca bisa menjadi sarana belajar lagi yang sekaligus membuat peta konsep arah tujuan hidup menjadi lebih terarah. Semakin banyak belajar maka pikiran akan semakin terbuka akan paham dan nilai yang membentuk kerpibadian semakin matang dan mengubah cara pandang tentang dunia.

Lebih privat lagi akan menyadari makna dan nilai spiritual dalam kehidupan, bahkan akan lebih religius.

 6. Sarana hiburan dan relaksasi diri

Tak bisa dipungkiri, setelah lulus dari kuliah memang fase yang paling melelahkan, karena banyak perubuhan frontal terjadi di fase ini termasuk untuk belajar lagi, maka dengan belajar hal yang disukai bisa menjadi sarana hiburan dn juga relaksasi. Bisa dengan membaca novel, cerita inspiratif dari tokoh dunia ataupun juga jenis bacaan ringan tapi punya intisari yang bagus.

jika di masa sekolah dan kuliah belajar memang kewajiban, maka setelah lulus dan bekerja butuh effort dan waktu lebih untuk terus dan belajar lagi tidak lupa pasang kemauan yang tinggi agar tetap semangat dalam belajar lagi.

Apalagi mempelajari sesuatu yang baru, disamping menyenangkan pasti sangat menantang, ditambah hal yang dipelajar sesuatu hal yang menarik rasa penasaran.

 7. Belajar sebagai investasi terbaik

Tidak ada investasi terbaik yang ditanamkan didalam diri manusia selain imu dari proses belajar.

Karena investasi bentuk lain pun sebenarnya adalah respresentasi dari pengethaun sesorang disuatu dibidang yang diaplikasikan menjadi suatu investasi yang berharga, tanpa ilmu dibelakangnya pastinya investasi tersebut tak akan berjalan lancar.

Ilmu dikatakan sebagai investasi didalam diri karena ia berindak seperti pengawal peribadi  ataupun ajudan yang siap menemani kemanapun dan siapa menghadapi situasi bahkan bisa membantu menyelesaikan maslah apapun. Bisa dikatakan pengetahuan adalah teman paling setia yang siap menemani kawannya dalam apapun keadaannya.

8. Meningkatkan skill dan keahlian di suatu bidang

Walupun setelah lulus dan bekerja si suatu bidang, maka pastilah dibutuhkan pengetahuan yang spesifik bidang tersebut. Maka belajar lagi sebuah keharusan untuk menjadi expert dibidangnya dan meningkatkan daya saing dan  tentunya akan menjadikan personal branding juga bagi sesorang.

Apapun bidang yang digeluti setelah kuliah, pasti memiliki tingkat persaingan tinggi dalam dunia kerja. Lantas bisakah sesorang orang bersaing dengan pekerja lain?
Sekalipun bisa, nantinya ia akan menerima pendapatan sesuai kemampuan dan pengetahuannya.

Disinilah pengetahuan memiliki andil besar tidak hanya berkenaaan dengan pendapatan tapi juga efektivitas pekerjaan.

Alasan-kenapa-kamu-harus-belajar-lagiAdapun Tujuan Belajar :

1). Membentuk kepribadian yang baik secara etika, akhlak dan attitude menjadi positif
2). Proses pembentukan pola pikir
3). Mengubah sudut pandang dan cara pandang dalam memahami sesuatu
4). Menambah dan melatih kemampuan hingga menjadi expert di suatu bidang
5). Membuat sesorang menjadi mulia karena keluasan ilmu dan kebaikan budi
6). Menjadi alat untuk membantu sesama dengan sharing ilmunya
7). Membentuk sesorang menjadi lebih berwibawa dan dihormati

KESIMPULAN: jadi kenapa belajar lagi?
Karena belajar adalah kebutuhan setiap orang maka tak ada batasan usia apalagi status dalam proses belajar apakah itu pelajar dari sekolah atau mahasiswa atau sudah bekerja sekalipun.

Karena belajar adalah proses pendewasaan dan pembentukan karakter yang terus berubah maka selayaknya perubahan itu mengarahkan setiap orang menuju perubahan positif dan penuh manfaat.

Akhir kata, tidak ada kata batas dalam belajar, intinya belajar lagi belajar terus, tanpa henti....